IMG_0450

Kerajinan Tembaga? Khas dari Jawa Tengah? Jangan salah! Di Pasuruan pun ada, tapi sayang pengerajin ini setingkat UKM yang bisa dikatakan minim biaya. Bapak Zainul, warga Desa Karanglo – Kecamatan Sukorejo adalah pemilik dari Sentra Kerajinan Tembaga Khas Pasuruan ini. Awalnya bapak ini hanya coba-coba. Beliau memiliki Yayasan yang bernama Darul Mukmin dan untuk mengembangkan Yayasan ini, bapak Zainul mencoba-coba membuat Kerajinan dari Tembaga. Beliau mendapat bahan baku dari Pati dan Kudus, Jawa Tengah. Beliau diajari oleh Bapak Parman orang asli dari Jawa Tengah, sayangnya Bapak Zainul tidak membuat kerajinan ini di Sukorejo, tetapi di Desa Kalikunting Kecamatan Bangil dikarenakan kendala alat dan SDM yang minim.

Hasil kerajinan yang telah dibuat oleh Bapak Zainul ini meliputi accessories seperti bros, kalung, gelang dan cincin, dan miniatur seperti becak, sepeda onthel, dan becak Thailand. Pesanan biasanya datang dari daerah Bali dan Banyuwangi untuk Accessories. Untuk miniatur biasanya datang dari perorangan. Diperlukan waktu 3 hari untuk menyelesaikan sebuah karya seni dari tembaga ini. Bapak Zainul hanya melayani pesanan minimal 10 atau lebih, karena minimnya modal dan juga perbandingan pembuatannya 1:10. Inilah yang membuat Bapak Zainul terakhir kali membuat Kerajinan Tembaga Khas Pasuruan sekitar 6 bulan yang lalu.

Dunia ini memang penuh persaingan. Kerajinan tembaga khas Pasuruan ini kalah dari kerajinan tembaga yang dari luar daerah lain. Di daerah lain, yang lebih menonjol adalah miniaturnya, tetapi, dari Pasuruan yang menonjol adalah accessoriesnya. Bapak Zainul memang tidak memproduksi dalam skala yang besar, karena peminat pun tidak terlalu banyak. Sehingga beliau harus menitipkan hasil kerajinannya ini ke Gedung Souvenir di kawasan Juanda – Sidoarjo. Minat? Dalam Jumlah besar bisa langsung pesan ke Bapak Zainul, dalam jumlah kecil bisa ke Gedung Souvenir Juanda – Sidoarjo. (Safira Faiz Indarti)

IMG_0453

LEAVE A REPLY