5-4Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D memberikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argoyuwono dalam acara Rapat Kerja Tehnis Humas Polri Tahun 2017

RAKERNIS HUMAS POLRI Th 2017 dengan tema PENGUATAN MANAJEMEN MEDIA DALAM RANGKA MENINGKATKAN REPUTASI POLRI GUNA MEWUJUDKAN POLRI YANG PROMOTER ini bertempat gedung Rupatama Mabes Polri Hari rabu Tanggal 15 Maret 2017 pukul 08.00 wib

Giat pelaksanaan pembukaan di hadiri oleh Kapolri dan wakapolri , PJU Mabes Polri, Kepala Bidang Humas dari 33 Polda seluruh Indonesia, termasuk Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar. Sambutan ketua panitia oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar M.H

Adalah bahwa Humas membuka ruang kepada semua masyarakat untuk adanya Dialog masyarakat dan banyaknya juga anggota Polri menjadi Penyiar dan denga keberadaannya Humas dapat mengangkat nama baik Polri ini semua harus adanya kerja keras secara Proaktif ,Reaktif ,Comuniting Policing dan Pemolisian Media sosial maka akan di dapat Keberhasilan Polri.

Sambutan Kapolri Jendral Polisi Drs.H.M.Tito Karnavian.M.A.Ph.D mengatakan bahwa ucapan terimakasih kepada Divisi Humas Polri berikut jajarannya atas usaha nya yang bisa menaikan berita Polri di masyarakat cukup baik dan untuk jajaran humas agar dibuat perencanan untuk membangun kualitas IT bagi anggotanya maupun sarana dan prasarananya
Buat rekrutmen khusus buat anggota yang sarjana IT maupun Komunikasi dan lengkapi dengan anggaran. Kapolri setuju kalau Humas Berdiri sendiri sehingga nantinya anggaran akan berdiri sendiri dan tidak menginginkan Anggota humas menjadi juru bicara tapi diinginkan menjadi News Maker atau pembuat media bagaimana caranya berita bisa di jadikan trending Topik demikian juga dengan Sosial media
1.Bagaimana mengawal sosial Media
2.Mengelola media
3.Membangun hubungan baik dengan sosial Media
Dan dengan adanya cyber media dapat melacak berita berita Hoax
Jadi prinsipnya Humas harus berdiri dan ucapan terrimakasih atas kerja kerasnya kepada jajaran Humas.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengumpulkan jajaran Humas dari seluruh Polda dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan berpesan agar anggota Polri memperbaiki kultur baik untuk membangun kepercayaan publik.

“Perbaikan kultur masih lambat. Nah ini berpengaruh dalam membangun image Polri. Perbaikan kinerja ini juga tidak gampang,” ujar Tito di hadapan peserta Rakernis.

Tito menjelaskan Polri adalah lembaga terbesar kedua setelah TNI. Maka dari itu, perbaikan kultur dan kinerja polri tidak bisa dengan cepat dilakukan.

Dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri, Tito mengaku peran media massa sangat besar. Dia bercerita, kepercayaan publik terhadap Polri saat berhasil mencegah aksi teror akhir tahun. Namun kepercayaan publik juga mulai turun ketika pelaku penembakan mahasiswa di Jember adalah anggota polisi.
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pimpinan media massa. Rencananya, polri akan memberikan penghargaan kepada pimpinan media masa tersebut. “Kalau ingin cepat untuk meningkatkan public trust harus berteman dengan media,” kata jenderal bintang empat ini.

Setelah sambutan dari Kapolri dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada 11 (sebelas) kategori, salah satu Penghargaan diberikan kepada Bid Humas Polda Metro Jaya dalam hal ini yang menerima adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argoyuwono. Penghargaan tersebut berbunyi ” APRESIASI DAN PENGHARGAAN YANG SETINGGI TINGGINYA ATAS KEAKTIFANNYA DALAM DISEMINASI DI MEDIA MAINSTREAM, MEDIA SOSIAL, AKTIF DI DALAM PELAPORAN, TEPAT WAKTU MEMBERI LAPORAN SERTA INOVASI “

” Penghargaan ini untuk Tim Admin Jawa Timur dan Humas Jajaran Polda Metro Jaya ” ungkap Kombes Pol Argo dengan bangga.

Semoga Humas Polri kedepan lebih diperhatikan kembali demi terwujudnya public trust dan penguatan personil untuk mengcounter opini serta memberikan berita berita positif Polri sehingga masyarakat seluruh indonesia mengetahui bahwa Humas Polri memang tidak pernah tidur dan selalu aktif di media sosial.

LEAVE A REPLY