Pemkab Pasuruan melalui Dinas Sosial (Dinsos) meminta semua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan berbenah, untuk mendapatkan akreditasi dari Kementerian Sosial (Kemensos). Akreditasi panti asuhan sangat penting untuk mengontrol standar pelayanan minimum dan mencegah anak-anak terabaikan hingga membahayakan keselamatan.

“Panti asuhan selama ini kan membantu pemerintah daerah mengurus anak-anak terlantar dan yatim piatu. Makanya kami ingin mereka segera berbenah dan menyiapkan segala persyaratan akreditasi agar layanan dan pengasuhannya semakin baik. Akreditasi juga bisa mempermudah penyaluran bantuan baik dari pusat maupun daerah,” kata Sekretaris Dinsos Kabupaten Pasuruan, Gunawan Wicaksono, usai pembinaan dan sosialisasi akreditasi LKSA yang diikuti 37 lembaga panti asuhan se-Kabupaten Pasuruan di kantor Dinsos, Jalan Supriyadi, Kamis (6/4/2017).

Menurut Gunawan, tahun 2017 ini Kemensos akan mengakreditasi sekitar 2.000 panti asuhan. Kemensos membentuk tim yang terdiri dari peneliti hingga dosen untuk melakukan penilaian. Tim tersebut akan melihat bagaimana standar kualitas pelayanannya, bangunannya layak atau tidak, fasilitasnya apa saja hingga SDM. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar akreditasi panti asuhan.

“Makanya kami melakukan pembinaan dan membantu panti-panti asuhan agar bisa memperbaiki manajerialnya, layanan maupun fasilitas hingga SDM-nya,” jelas Gunawan.

Permensos No 30/HUK/2011 tentang Standar Nasional Pengasuhan Anak (SNPA) mengatur secara ketat operasional panti asuhan. Panti asuhan hanya bisa beroperasi jika memiliki izin operasional tertulis oleh dinsos kota/kabupaten. Izin operasional ini harus diperbarui setiap lima tahun.

Dalam Permensos tersebut, dinsos berwenang membatalkan izin operasional panti asuhan apabila tak mau berbenah dan dapat mencabut izin operasional jika panti asuhan melakukan pelanggaran yang membahayakan keselamatan anak.

“Selama ini, Pemkab sudah menyalurkan bantuan ke panti-panti asuhan yang ada dengan jumlah antara Rp25 juta hingga Rp50 juta tergantung jumlah penghuni panti. Dengan adanya akreditasi, penyaluran bantuan bisa semakin banyak dan lebih mudah,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY